PERINGATAN KESEHATAN

Merokok & Vape:
Sama Bahayanya
Bagi Tubuh Anda

Jangan tertipu mitos bahwa vape lebih aman. Keduanya mengandung zat beracun yang merusak organ vital. Kenali bahayanya sebelum terlambat.

Gratis & Aksesibel
Berbasis Data Ilmiah
Privasi Terjaga
Edukasi

Dampak Merokok & Vape
pada Organ Vital

Baik rokok konvensional maupun vape memberikan efek destruktif pada organ tubuh. Berikut dampaknya berdasarkan riset medis terkini.

Paru-paru

Kanker paru, bronkitis kronis, PPOK, dan kerusakan alveoli permanen. Risiko meningkat 25x pada perokok aktif.

Jantung

Penyempitan arteri, tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke. Nikotin memicu aterosklerosis.

Otak & Mental

Kecanduan nikotin mengubah struktur otak. Memicu ansietas, depresi, dan penurunan fungsi kognitif.

Kulit & Reproduksi

Penuaan dini, kanker mulut, impotensi, dan gangguan kesuburan. Toksin merusak kolagen kulit.

Komparasi

Rokok vs Vape:
Mana yang Lebih Berbahaya?

Singkatnya: keduanya berbahaya. Pahami perbedaan mekanisme dan kandungannya.

Mekanisme Rokok Konvensional

Rokok bekerja melalui pembakaran tembakau pada suhu mencapai 900°C. Proses ini menghasilkan 7.000+ senyawa kimia, termasuk 250 zat berbahaya dan 70 karsinogen (pemicu kanker).

  • Tar: Residu lengket yang melapisi paru-paru
  • Karbon Monoksida (CO): Gas beracun pengganti oksigen
  • Nikotin: Zat adiktif utama (pemicu kecanduan)
  • Formaldehida & Benzena: Karsinogen kelas 1
Aspek Rokok Vape
Metode Pembakaran (900°C) Pemanasan (250°C)
Zat Kimia 7.000+ senyawa 80+ senyawa
Tar Ya (residu) Tidak
Karbon Monoksida Ya Tidak
Nikotin 10-14 mg/batang 0-59 mg/mL
Karsinogen 70 jenis Beberapa jenis
Efek Jangka Panjang Terbukti fatal Masih diteliti

Sumber: WHO, CDC, Kemenkes RI. Data dapat berubah seiring penelitian terbaru.

Waspada

Gejala Kecanduan
Rokok & Vape

Kenali tanda-tanda kecanduan sejak dini. Semakin cepat disadari, semakin besar peluang untuk berhenti.

Munculnya dorongan kuat dan sulit dikendalikan untuk merokok atau menggunakan vape, terutama dalam situasi tertentu seperti setelah makan, saat stres, atau bersama teman yang merokok. Gejala ini adalah ciri utama ketergantungan nikotin.

Saat tidak merokok selama beberapa jam, muncul gejala fisik seperti sakit kepala, pusing, mudah marah (iritabilitas), sulit konsentrasi, gelisah, gangguan tidur, dan peningkatan nafsu makan. Ini adalah respons tubuh terhadap ketiadaan nikotin.

Jumlah rokok atau dosis nikotin yang dibutuhkan terus meningkat untuk mendapatkan efek yang sama. Pengguna vape seringkali tidak sadar telah mengonsumsi nikotin dalam dosis yang jauh lebih tinggi dibanding rokok konvensional.

Terus merokok meskipun sudah mengetahui dampak buruknya bagi kesehatan, menghabiskan banyak uang, atau melanggar aturan lingkungan bebas asap rokok. Kegagalan berulang untuk berhenti adalah indikator kuat kecanduan.

Kecanduan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari: menarik diri dari lingkungan sosial yang bebas asap rokok, produktivitas menurun di sekolah atau tempat kerja, dan aktivitas rekreasi ditinggalkan demi kesempatan untuk merokok/vape.

Cek Diri

Tracker Tingkat
Kecanduan Anda

Jawab 5 pertanyaan berikut dengan jujur untuk mengetahui seberapa besar ketergantungan Anda terhadap rokok atau vape.

1. Berapa batang rokok / berapa kali Anda vaping dalam sehari?

2. Seberapa kuat keinginan merokok/vape setelah bangun tidur?

3. Apakah Anda merasa gelisah/marah jika tidak merokok/vape?

4. Apakah Anda tetap merokok/vape saat sedang sakit?

5. Apakah Anda pernah mencoba berhenti namun gagal?

Konsultasi Virtual

Tanya Dokter Virtual

Simulasi konsultasi dengan dokter. Pilih topik dan dapatkan informasi kesehatan terpercaya seputar rokok dan vape.

dr. Sarah Amelia, M.Kes

Online

Halo! Saya dr. Andini. Silakan pilih topik di bawah ini yang ingin Anda tanyakan seputar rokok dan vape.

Konsultasi ini adalah simulasi edukatif dan tidak menggantikan konsultasi medis profesional.

Kisah

Kisah Inspiratif
Mantan Perokok

Bukti nyata bahwa berhenti merokok itu mungkin. Baca kisah mereka yang berhasil lepas dari jeratan nikotin.

Tentang Kami

Tim Kami

Proyek edukasi ini disusun oleh kelompok mahasiswa sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.

DS

Dewi Sekar Mumpuni

Koordinator
MC

Mevva Callysta Justin

Konten Edukasi
VG

Vallerie Graciachrista Yudhistira

Desain & Layout
AB

Avicenna Baraka

Riset & Data
FA

Farhan Pramudia Al Ghani

Pengembang Web